Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kayong Utara mendatangi jajaran TNI dan Polri untuk membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan jemput bola bagi personel kepolisian berlangsung di Polres Kayong Utara pada 13–14 Oktober 2026, lalu dijadwalkan di Danramil Kayong Utara pada 15 Oktober 2026.
Kegiatan itu berkaitan dengan percepatan digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kayong Utara. Dasarnya ialah surat Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.8/10780/DUKCAPIL tertanggal 23 September 2026 tentang percepatan aktivasi IKD untuk mendukung digitalisasi Perlinsos.
Kepala Disdukcapil Kayong Utara, Aslinda, menjelaskan bahwa akun IKD yang aktif dan tervalidasi diperlukan oleh anggota TNI dan Polri yang akan bertugas sebagai Agen Perlinsos. Tanpa aktivasi tersebut, personel tidak dapat mendaftar maupun mengolah data program secara digital. Karena itu, petugas Dukcapil hadir langsung di lokasi agar aktivasi dapat dilakukan lebih cepat dan serentak.
Melalui peran Agen Perlinsos, personel TNI dan Polri diharapkan membantu menjangkau warga miskin serta kelompok rentan yang membutuhkan akses layanan sosial. IKD menjadi prasyarat bagi proses pendaftaran dan pengolahan data. Integrasi identitas digital itu juga diharapkan memudahkan pendataan dan koordinasi warga yang berhak mengakses program di wilayah tugas para agen.
Di Polres Kayong Utara, layanan tersebut antara lain disiapkan untuk personel Bhabinkamtibmas. Aslinda menegaskan bahwa tugas polisi di lapangan terbatas pada membantu pendataan dan pendaftaran, termasuk bagi warga yang tidak mempunyai ponsel. Keputusan mengenai siapa yang layak menerima bantuan tetap menjadi kewenangan Kementerian Sosial.
Petugas Disdukcapil melayani aktivasi di markas Polres dan Danramil, baik di aula maupun pada satuan kerja. Peserta diminta membawa KTP elektronik serta ponsel pintar Android atau iOS. Mereka mengunduh aplikasi IKD resmi pemerintah, memindai kode QR, kemudian memverifikasi data diri bersama petugas di tempat.
Aslinda menyampaikan terima kasih atas dukungan jajaran Polres dan Danramil. Ia berharap seluruh personel yang mengikuti layanan segera memiliki IKD aktif, sehingga pelaksanaan Perlinsos secara digital di Kayong Utara dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, pelaksanaan layanan ini juga dapat menjadi contoh bagi instansi lain.